MWB: Chapter 1 – CLBK! Cinta Lama… Belom Kelar?

Suatu hari di bulan Oktober, tiba-tiba aja nama itu muncul di Path. Friends with Sandy Socrates. Oh, hey, dia apa kabarnya ya? Tanpa pikir panjang, aku langsung aja add friend. Without thinking too much and without any feelings. Ngga lama dari itu ternyata dia udah accept. Oh, ya udah.

Well, let me tell you about him deh. Dulu, tahun 2008 aku ikutan bimbel buat persiapan SNMPTN di GO Bandung. Di sana ketemu sama dia yang dari Banjar. Lama-lama diliat, hmm lumayan juga. Tapi yaa tetep, sebenernya bisa sampe ngelirik dia itu karena… wow! Anaknya pinter ya? Hehehe. Tiap habis tryout pasti liat hasilnya dia juga. Tapi, dia itu cool banget :(. Sempet sih, sampe jalan bareng sama dia, bahkan sampe dia tanya “ada yang marah ngga?” actually, it was common code for “kamu udah punya pacar?” ya ngga sih? Hahaha. Ya, intinya, karena sibuk dengan kuliah masing-masing, kehidupan barunya masing-masing, dan aku dengan banyaknya gebetan-gebetan aku, akhirnya perlahan udah mulai lost contact sama dia. Sampai… saat di Path itu. Friends with Sandy Socrates.

Berselang beberapa hari, aku post sesuatu di Path. Malam itu aku baru aja sampe di Bandung. Iya, Bandung. Kota kesayangan. Kota saksi atas berseminya cinta ini (tssah. Cinta pada siapaaaa? Hahahaha).

Halo halo Bandung.

Kurang lebih begitu postingan-nya. Eh, taunya dia comment. Aku lupa komennya dia. Tapi aku inget, kira-kira aku bales “ketemuan lah yuk”. Dengan saaaaangat sangat kasual. Gak ada arti apa-apa. Bahkan ngerasa itu cuma wacana “ketemu-lagi-temen-lama” hahaha.

Eh, ternyata direspon lah tuh. “Nonton samurai x yuk.” Oh, wow. Kebetulan pengen banget nonton ituuuu. Meskipun saat itu udah part 3, dan untuk ganti sedihnya gak bisa nonton yang part 1 dan 2 (yang mana dulu pernah ada yang menjanjikan lol), ya udah lah hayu nonton meskipun berasa nonton sama “stranger”. You know, when a gebetan didn’t respond you, he became stranger gitu hahaha. Tapi iya lah, udah.. berapa tahun tuh… 6 tahun! Enam tahun gak ketemu pisan, kan udah kayak stranger.

Dan, yah begitu. Gak ada apa-apa sih. Mikirnya emang yaa, waktunya silaturahmi lah ya. Akhirnya, karena aku ngga punya kontaknya, yaudah komunikasi lewat komen Path. Comment Path. Tapi akhirnya, pas dicek di Line, eh… ada! Ya udah, langsung aja. Sampe akhirnya besoknya, ketemu.

Setelah membuat aku menunggu lamaaa di PVJ, sampe akhirnya jam filmnya kelewat (untung belom beli tiket), dia ngga dateng juga. Dih, ini orang ngapain? Is he… trying to impress me? Awalnya mikir gitu. Oh, mungkin nanti pas dia muncul, akan muncul dengan sangat kecenya yang bikin aku nyebut “kamu wow sekali sekarang”. Tapi ternyata….. ENGGA! Hahaha. Lalu aku pun mikir “yaelah, aku kegeeran doang ya ternyata”.

Ada satu momen yang membuat aku langsung terhenyak (lol, bad choice of word), pas habis sholat, kan posisi sepatu terbalik. Actually, I can easily wear it sih. Tapi tiba-tiba, dia balikin posisi sepatunya, jadi aku bisa lebih mudah pakenya. Omg. Isn’t he too… shoujo? Kyaa kyaaa! Hahaha aku mikir gitu karena yaa, setau aku… dia suka anime dan manga.

Ternyata oh ternyata, selain masalah sepatu, ada juga beberapa obrolan yang sebenernya bikin aku agak kegeeran. Sebenernya itu seharusnya ga cukup bikin aku kegeeran, karena biasa aja. Tapi karena pernah ada sejarahnya aku suka sama dia, DULU, aku jadi kegeeran haha. Salah satunya waktu dia bilang dia masih punya nomer aku. Wow, I mean, kan udah 6 tahun mungkin orang ganti HP, ganti kartu, or something. Atau intentionally delete the contacts, karena emang udah ngga penting, ngga kontak-kontakan. Dan aku mau bilang “aku juga gak pernah delete nomer kamu!” tapi jengjengjeng, ternyata nggak ada, karena HP sempat hilang beserta SIM card-nya, membuat kontak dia yang ada di SIM Card ikut hilang.

Pada akhirnya, kebanyakan kita ngomongin masalah 6 tahun lalu. Kayak ngga ada obrolan lain sih ya. Aku inget sih beberapa tentang 6 tahun lalu, how can I not remember? Aku kan dulu suka, ya aku inget lah. Dan dia juga inget banyak hal. Aku sih mikirnya “ah, dia mah pinter sih anaknya, ingatannya kuat kali”. Gak mau kegeeran (lagi).

Habis nonton, lalu aku lapar. Nah, karena laper dan belom pengen ninggalin Bandung, maunya ya makan di Bandung. Singkat cerita, akhirnya aku sama dia makan ramen di Ramen House (tempat ini jadi memorable akhirnya). Merasa obrolannya sama dia cukup… asik, flowing~~, dan dia juga ngerti anime dan manga (gak banyak ngobrol tentang dua itu sih), akhirnya aku cerita kalo aku… jengjengjeng… fujoshi. Aku cerita tentang fujoshi life-nya aku (which sometimes make others cringe, hihi). Kadang, fujoshi life itu ada berdampingan tanpa mengganggu real life aku. Tapi, kadang, aku juga mau orang tau kalo itu bagian dari aku. Well? He’s such a good listener? Dia tampak oke dengan aku cerita kalau aku fujoshi.

Endingnya? Dia ternyata nganterin aku sampe ke tempat travel, aku mikirnya karena he has nothing to do at that time hahaha. Lalu, yang bikin aku agak… O_o itu pas aku udah naik mobil travel, aku cek Path. Dan dia… posting hal semacam “thanks for today”… dengan nge-tag aku! Whaaaaat?


xoxo,

tee

Advertisements

One thought on “MWB: Chapter 1 – CLBK! Cinta Lama… Belom Kelar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s